Perkuat Kesadaran Inklusif: BINTARI Gelar Training GEDSI bagi OPD dan Stakeholder

  Yayasan Bina Karta Lestari (BINTARI) bersama Yayasan Toma Majo Lease (TML) bekerja sama dengan Pemerintah Maluku Tengah menyelenggarakan kegiatan Training GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) bertajuk “Membangun Kesadaran Inklusif dalam Perlindungan Ruang Hidup, Biodiversitas, dan Pengelolaan Sampah” pada Rabu, 7 Mei 2026 di Hotel Lelemuku, Masohi, Maluku Tengah.   Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Zahlul Ihsan

Transformasikan Sistem Pengelolaan Sampah, Kudus Libatkan Swedia dan Kementerian PU

  Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus menyelenggarakan workshop selama dua hari pada Rabu–Kamis (29–30 April 2026) untuk membahas studi kelayakan perbaikan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Kudus. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Direktorat Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dengan Swedfund, lembaga pembiayaan pembangunan milik Pemerintah Kerajaan Swedia.   Studi kelayakan tersebut mengkaji berbagai strategi

Pulau Kecil, Masalah Besar: BINTARI Buka Realita Kebocoran Plastik di Forum Global

  Hai Phong, Vietnam — Dalam upaya memperkuat kolaborasi regional untuk mengatasi pencemaran plastik laut, Vietnam Maritime University (VMU) bersama Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) dan Norwegian Institute for Water Research (NIVA), di bawah fase kedua proyek ASEAN–Norwegian Cooperation Project on Regional Capacity Building for Reducing Plastic Pollution, menyelenggarakan International Conference on Marine Plastic Pollution pada 21–23 April 2026

Peluncuran Proyek InCircular di Surabaya Perkuat Ekonomi Sirkular Plastik di Jawa Timur

  Surabaya, 17 April 2026 – Proyek InCircular, hasil kerja sama Indonesia–Jerman, resmi diluncurkan di Surabaya pada Jumat (17/4/2026). Inisiatif ini bertujuan memperkuat ekosistem pemanfaatan sampah plastik sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi sirkular di Provinsi Jawa Timur.   Peluncuran dibuka oleh Plt. Kepala Bappeda Jawa Timur, M. Yasin, yang menekankan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sampah. Menurutnya, pendekatan linear—ambil, pakai,

Mahu Bersih! Harapan Baru Pengelolaan Sampah di Pulau-Pulau Lease Maluku Tengah

Rabu (16/4/2026) – Peluncuran layanan pengelolaan sampah di Negeri Administratif Mahu, Kecamatan Saparua Timur, Pulau Saparua, menjadi penanda penting bahwa perubahan sistem lingkungan tidak selalu harus dimulai dari atas. Di sebuah wilayah kepulauan yang jauh dari pusat layanan formal, sinergi masyarakat dengan pemerintah desa justru menunjukkan bahwa inisiatif kolektif dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri

Ketika Negeri Mengelola Sampahnya Sendiri: Peluncuran Layanan Sampah Mandiri di Tanah Rata, Kecamatan Banda

Di sebuah bangunan sederhana yang berdiri di tepi permukiman Negeri Administratif Tanah Rata, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, warga berkumpul pada Rabu, 11 Februari 2026. Mereka datang bukan sekadar menghadiri seremoni, melainkan menyaksikan peluncuran Layanan Pengelolaan Sampah Mandiri, sebuah langkah kecil yang bagi negeri kepulauan ini terasa seperti penanda babak baru. Di ruang itu, pengelolaan sampah menjadi urusan bersama yang

Perkuat Pengelolaan Sampah, Mahasiswa UNNES Terlibat Aktif dalam Penyusunan Buku Profil Bank Sampah bersama BINTARI Foundation

  Pengelolaan sampah berbasis komunitas merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih dan berkelanjutan. Bank Sampah berperan sebagai titik penggerak masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri di tingkat lingkungan (RT, RW, maupun kelurahan). Sebagai bentuk pendokumentasian atas kondisi, aktivitas, dan perkembangan Bank Sampah di Kota Semarang, maka disusunlah Buku Profil Bank Sampah ini. Dokumen ini menjadi

Kurangi Sampah Plastik Sekali Pakai, Program Plasma-B Gelar Edukasi, Pembagian Tumbler, Dispenser dan Galon Guna Ulang di SDN 250 Maluku Tengah

  Maluku Tengah, 19 November 2025 – Program PLASMA-B (Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik) merupakan inisiatif Yayasan Bina Karta Lestari dengan menggaet organisasi lokal Toma Majo Lease, dengan bantuan pendanaan dari UK OCEAN. Program ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem darat dan laut di wilayah Maluku Tengah. Sampah plastik, terutama

Program Plasma-B Gelar Edukasi Pengurangan, Pemilahan, dan Bahaya Sampah di SDN 211 Maluku Tengah

Maluku Tengah, 11 November 2025 – Program PLASMA-B (Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik) merupakan inisiatif Yayasan Bina Karta Lestari dengan menggaet organisasi local Toma Majo Lease, dengan bantuan pendanaan dari UK OCEAN. Program ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem darat dan laut di wilayah Maluku Tengah. Sampah plastik, terutama yang

BINTARI melalui PLASMA-B : Membentuk Pokja Pengelolaan Sampah di Pulau Saparua, Pulau Banda, dan Pulau Rhun, Maluku Tengah

Pulau-pulau kecil di Maluku memiliki wajah indah sekaligus tantangan yang kompleks. Pulau Saparua dan Pulau Banda, yang termasuk dalam Kabupaten Maluku Tengah, saat ini tidak memiliki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Kondisi geografis yang terpisah laut, akses transportasi yang mahal, serta infrastruktur terbatas membuat layanan pengumpulan sampah rumah tangga praktis tidak tersedia. Warga selama ini