Yayasan BINTARI menjadi pelaksana teknis Program Bersih Indonesia dan telah memfasilitasi ekspansi layanan sampah di 12 desa dari 17 Maret 2025. Ekspansi layanan dilakukan secara bertahap dengan tahap pertama diikuti oleh Desa Tulusbesar, Kenongo, Wringinanom, dan Duwet Krajan. Layanan tahap kedua dimulai pada 10 Juni 2025 dan diikuti oleh

Kader Lokal: Penerjemah Budaya dalam Transformasi Pengelolaan Sampah di Maluku Tengah
Sampah, dalam pandangan Program PLASMA-B bukanlah masalah teknis yang menanti solusi dari luar. Di Maluku Tengah, khususnya di empat negeri yaitu Mahu, Ouw, Tanah Rata, dan Pulau Rhun sampah dipahami sebagai cerminan dari cara hidup komunitas sebagai bagian dari tata sosial dan budaya lokal. Inilah mengapa program ini memulai perjalanannya
Dulu sama-sama miskin, mengapa beberapa negara Asia ini bisa jauh lebih kaya?
Beberapa negara di Asia memiliki sejarah kemerdekaan dan pasca perang yang serupa. Sama-sama terjajah, kalah perang, terbelakang, dan miskin, dengan beberapa pengecualian. Diantara negara-negara itu, saya ingin membandingkan beberapa negara yang pada tahun 1950an memiliki pendapatan perkapita yang kurang lebih setara. Saya memilih delapan negara Asia yakni Cina, Korea Selatan,

Mengupas Isu Sampah dan Keadilan Gender di Banda
Oleh: Ahmad Muzakkir – Gedsi Officer Program Plasma-B BINTARI Banda: Surga Wisata Tanpa “Toilet” Saya telah menghabiskan kurang lebih 5 bulan di Banda Neira semenjak kedatanganku pada Pertengahan bulan Juni 2025 lalu dan pada 2 bulan pertama saya selalu meluangkan hampir setiap hari berdiri di dermaga Pelabuhan Banda Neira

Perkuat Pengelolaan Sampah, Mahasiswa UNNES Terlibat Aktif dalam Penyusunan Buku Profil Bank Sampah bersama BINTARI Foundation
Pengelolaan sampah berbasis komunitas merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih dan berkelanjutan. Bank Sampah berperan sebagai titik penggerak masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri di tingkat lingkungan (RT, RW, maupun kelurahan). Sebagai bentuk pendokumentasian atas kondisi, aktivitas, dan perkembangan Bank Sampah di Kota Semarang,

Kurangi Sampah Plastik Sekali Pakai, Program Plasma-B Gelar Edukasi, Pembagian Tumbler, Dispenser dan Galon Guna Ulang di SDN 250 Maluku Tengah
Maluku Tengah, 19 November 2025 – Program PLASMA-B (Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik) merupakan inisiatif Yayasan Bina Karta Lestari dengan menggaet organisasi lokal Toma Majo Lease, dengan bantuan pendanaan dari UK OCEAN. Program ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem

Program Plasma-B Gelar Edukasi Pengurangan, Pemilahan, dan Bahaya Sampah di SDN 211 Maluku Tengah
Maluku Tengah, 11 November 2025 – Program PLASMA-B (Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik) merupakan inisiatif Yayasan Bina Karta Lestari dengan menggaet organisasi local Toma Majo Lease, dengan bantuan pendanaan dari UK OCEAN. Program ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem darat

BINTARI melalui PLASMA-B : Membentuk Pokja Pengelolaan Sampah di Pulau Saparua, Pulau Banda, dan Pulau Rhun, Maluku Tengah
Pulau-pulau kecil di Maluku memiliki wajah indah sekaligus tantangan yang kompleks. Pulau Saparua dan Pulau Banda, yang termasuk dalam Kabupaten Maluku Tengah, saat ini tidak memiliki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Kondisi geografis yang terpisah laut, akses transportasi yang mahal, serta infrastruktur terbatas membuat layanan
Waste Technical Officer
Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik (PLASMA-B) 1. Latar Belakang Kawasan Maluku Tengah merupakan habitat Dugong, Penyu, dan Hiu Martil yang terancam punah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan dua Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Maluku Tengah yakni di Kepulauan Banda dan Pulau-pulau
Edukator dan Waste Technical Officer
Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik (PLASMA-B) Latar Belakang Kawasan Maluku Tengah merupakan habitat Dugong, Penyu, dan Hiu Martil yang terancam punah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan dua Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Maluku Tengah yakni di Kepulauan Banda dan Pulau-pulau Lease