Opa Simon, Menjemput Harapan di Tengah Perubahan

  Di Desa Repi, bertani adalah kehidupan. Setiap pagi, para petani memulai harinya dengan harapan, bercocok tanam di sawah dan ladang mereka. Namun, bagi petani seperti Bapak Simon Sayeng yang akrab dipanggil Opa Simon, harapan itu sering kali berbenturan dengan kenyataan pahit perubahan iklim.   “Dulu, bertani lebih mudah diprediksi,” kenang Opa Simon. “Musim kemarau dan hujan datang teratur. Kami

Mangrove Campaign to Secure The Coastal Communities Living Space

  PEKALONGAN – Untuk mengamankan ruang hidup, BINTARI mengajak kelompok nelayan dan petani tambak untuk meningkatkan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Kampanye tanam dan pelihara mangrove dilakukan dari tanggal 4 – 9 November 2024 di Desa Wonokerto Kulon, Pecakaran, Semut, Api-Api dan Tratebang. Sebanyak 106 peserta berpartisipasi mewakili perangkat desa, nelayan, petani tambak, tokoh perempuan, dan kelompok pemuda. Kegiatan ini ditujukan

Mangrove Monitoring Encourages Community to Initiate Patrol Team

  SEMARANG – Puluhan petani tambak dan kelompok mangrove mengikuti pemaparan hasil dan pelatihan pemantauan mangrove di Semarang pada Kamis (07/11/2024). Kematian mangrove setelah ditanam akibat faktor alam dan gangguan manusia mendorong masyarakat untuk terlibat memantau mangrove. Keterlibatan itu ditunjukkan masyarakat dengan membentuk tim patroli mangrove di masing-masing daerah.   BINTARI bekerjasama dengan Program Pahlawan Pohon Traveloka – WRI telah

Training of Trainers (ToT) on Agrometeorology for the PPTPI Group of Repi Village to Enhance Climate Change Adaptation

  Desa Repi, yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian, menghadapi tantangan besar akibat penurunan produktivitas lahan sawah hingga 50% dalam beberapa tahun terakhir. Cuaca ekstrem dan serangan hama menjadi faktor utama yang mengancam keberlanjutan hasil pertanian di desa ini. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat desa untuk mengembangkan strategi adaptasi berbasis ilmu agrometeorologi guna mendukung pengelolaan lahan