Mendorong Pariwisata Berkelanjutan, PEKA IKLIM Tingkatkan Kapasitas Pokdarwis di Repi dan Warloka Pesisir

  Manggarai Barat, NTT — Program Penguatan Ketahanan Iklim (PEKA IKLIM), Yayasan Bintari bekerjasama dengan ASB Indonesia-Filipina, terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pariwisata berkelanjutan dan inklusif di Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Manggarai Barat memiliki potensi wisata yang luar biasa. Kapasitas masyarakat melalui POKDARWIS yang berdaya saing dan professional perlu terus didukung terutama dalam mendorong pariwisata berkelanjutan untuk peningkatan

KONSULTAN KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI (KIE)

PENDAHULUAN Arbeiter-Samariter-Bund (ASB) Indonesia and the Philippines adalah lembaga non-pemerintah internasional yang berkantor pusat di Jerman, bekerja di Indonesia sejak tahun 2006 berdasarkan Memorandum Saling Pengertian (MSP) dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri). ASB berkoordinasi erat dengan Pusat Fasilitasi Kerjasama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan bermitra secara teknis dengan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik

Bintari Berkolaborasi dengan Alumni ITB Memberikan Pelatihan Penggunaan Tungku Biomassa

  Repi, Manggarai Barat – Pada tanggal 31 Agustus 2024, Yayasan Bintari bekerja sama dengan Alumni Teknik Lingkungan ITB angkatan 94 dan Comestoarra mengadakan pelatihan pemanfaatan tungku biomassa di Balai Desa Repi, Kabupaten Manggarai Barat. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Repi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang besar atas kesediaan para alumni dan mitra kerja mereka, Comestoarra,

Pemkab Mabar Bersama Yayasan Bintari Gelar FGD Penyusunan Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim

  Manggarai Barat, 28 Agustus 2024 – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama Yayasan Bintari melalui Program Penguatan Ketahanan Iklim (PEKA-IKLIM), menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka menyusun Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD-API). Program PEKA IKLIM dilaksanakan oleh Yayasan Bintari bekerjasama dengan ASB Indonesia-Philippines dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pembangungan dan Ekonomi Pemerintah Federal Jerman (BMZ). FGD ini

Bank Sampah Warloka Pesisir Siap Jaga Lingkungan dari Sampah

  Desa Warloka Pesisir di Labuan Bajo, yang terkenal dengan keindahan alam dan potensi wisata lautnya, kini melangkah maju dalam pengelolaan sampah dengan mendirikan “Bank Sampah Warloka Pesisir.” Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang digagas oleh divisi WASTE  kelompok WASH di desa tersebut yang sudah dibentuk sebelumnya melalui Program PEKA IKLIM yang diinisiasi oleh Yayasan Bintari, dengan dukungan dari

Lebih dari 90% Mangrove Tumbuh Baik di Warloka Pesisir: Monitoring dan Evaluasi Penanaman Mangrove Program Peka Iklim

  Labuan Bajo – Hutan mangrove adalah salah satu penopang penting bagi ekosistem pesisir. Program PEKA IKLIM yang diinisiasi oleh Bintari dengan dukungan ASB Indonesia-Filipina di Desa Warloka Pesisir Kabupaten Manggarai Barat mendorong pentingnya menjaga ekosistem pesisir salah satunya dengan melakukan edukasi dan penanaman mangrove bersama masyarakat.   Tahun lalu, tepatnya 9 Desember 2023, Tim Program PEKA Iklim bersama dengan

Jaga Mangrove, BINTARI Latih Olah Gerak Perahu Untuk Komunitas

Pekalongan – Yayasan Bina Karta Lestari (BINTARI) melalui Program TANGGUH (Peningkatan Tanggap Darurat dan Pemulihan Bencana Lingkungan) bersama SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan melakukan kegiatan peningkatan kapasitas Olah Gerak Perahu dalam rangka mencegah rusaknya kawasan mangrove akibat penebangan pohon mangrove secara liar, serta meningkatkan kepedulian Masyarakat terhadap lingkungan pesisir. Agenda ini dilaksanakan Sabtu, 8 Juni 2024 di Sungai Sengkarang Kabupaten

KTD Karya Mandiri Merintis Layanan Wisata Edukasi Adaptasi Iklim Inklusif

Magelang – Kelompok Tani Disabilitas (KTD) Karya Mandiri dari Desa Sriwedari Kabupaten Magelang menerima kunjungan dan memberikan layanan wisata edukasi adaptasi iklim inklusif kepada Tim World Bank pada Jumat, 31 Mei 2024. “Kegiatan ini berhubungan dengan kegiatan kami waktu menghadiri FGD di Jakarta terkait Upaya Mitigasi Dampak Perubahan Iklim sebagai Bagian dari Upaya Pembangunan Desa. Saat bertemu tim World Bank

Waste Control in Semarang City through the CCBO Program

Kota Semarang, Kota Makassar, dan Kota Ambon menjadi kota percontohan dalam proyek ini. Menggandeng mitra lokal dan juga para ahli internasional, CCBO menerapkan dan menguji pendekatan lokal yang relevan dan berkelanjutan untuk menurunkan sampah plastik yang hanyut ke laut. Kota Semarang menjadi perhatian dalam proyek ini karena beberapa faktor, antara lain (1) masih kurangnya aksi signifikan dalam memperbaiki pengelolaan sampah;

Gondoriyo Village Government Collaborates with Coca-Cola to Clean the River

Ungaran – Pemerintah Desa Gondoriyo Kabupaten Semarang dan Coca-Cola Europacific Partners, Semarang memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) tahun 2024 dengan aksi bersih sungai dan sarasehan pengelolaan sampah pada hari Minggu (2/6/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian warga dan memantik perbaikan pengelolaan sampah. Sebanyak 86 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini termasuk perwakilan DLH Kabupaten Semarang, Coca-Cola, BINTARI, relawan lingkungan, Pemdes