BINTARI melalui PLASMA-B : Membentuk Pokja Pengelolaan Sampah di Pulau Saparua, Pulau Banda, dan Pulau Rhun, Maluku Tengah

BINTARI, through the PLASMA-B Program, Establishes Waste Management Working Groups on Saparua Island, Banda Island, and Rhun Island, Central Maluku

Small islands in Maluku are blessed with natural beauty while also facing complex challenges. Saparua Island and Banda Island, both part of Central Maluku Regency, currently lack Final Disposal Sites (TPA) and Integrated Waste Processing Facilities (TPST). Their geographic separation by sea, high transportation costs, and limited infrastructure mean that household waste collection services are virtually unavailable. As a result, residents have long managed their waste independently—by burning it, disposing of it in forests, or even dumping it into the sea.

Waste Technical Officer

  Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik (PLASMA-B)     1. Latar Belakang Kawasan Maluku Tengah merupakan habitat Dugong, Penyu, dan Hiu Martil yang terancam punah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan dua Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Maluku Tengah yakni di Kepulauan Banda dan Pulau-pulau

Edukator dan Waste Technical Officer

  Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik (PLASMA-B)     Latar Belakang Kawasan Maluku Tengah merupakan habitat Dugong, Penyu, dan Hiu Martil yang terancam punah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan dua Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Maluku Tengah yakni di Kepulauan Banda dan Pulau-pulau Lease

FASILITATOR LAPANGAN

    Proyek Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah melalui Pendampingan Kader Masyarakat Dalam Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah JAKARTA – DEPOK – BOGOR   BINTARI merupakan lembaga swadaya masyarakat nasional bergerak dalam perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Berdiri sejak 1986, BINTARI berupaya menjadi mitra unggul dalam transformasi masyarakat yang berketahanan

Konsultan DKV

  Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik (PLASMA-B) Saparua dan Banda Neira, September 2025-Maret 2027     1. Latar Belakang Konteks Program Kawasan Maluku Tengah merupakan habitat Dugong, Penyu, dan Hiu Martil yang terancam punah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan dua Kawasan Konservasi Perairan (KKP)

Konsultan Videografer

  Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik (PLASMA-B) Saparua dan Banda Neira, September 2025-Maret 2027   1. Latar Belakang Konteks Program Kawasan Maluku Tengah merupakan habitat Dugong, Penyu, dan Hiu Martil yang terancam punah. Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan dua Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di

Tenaga Staf Lapangan (Paruh Waktu)

Kami Yayasan BINTARI, sebuah LSM yang bergerak di bidang lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Sejak 1986, kami bekerja bersama pemerintah baik daerah maupun pusat, masyarakat, dan sektor swasta untuk upaya pendidikan lingkungan dan pelestarian daerah aliran sungai, rehabilitasi ekologis dan pemberdayaan masyarakat melalui perbaikan mata pencaharian masyarakat pesisir, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat

Opa Simon, Menjemput Harapan di Tengah Perubahan

Opa Simon, Menjemput Harapan di Tengah Perubahan

  Di Desa Repi, bertani adalah kehidupan. Setiap pagi, para petani memulai harinya dengan harapan, bercocok tanam di sawah dan ladang mereka. Namun, bagi petani seperti Bapak Simon Sayeng yang akrab dipanggil Opa Simon, harapan itu sering kali berbenturan dengan kenyataan pahit perubahan iklim.   “Dulu, bertani lebih mudah diprediksi,”

Yayasan BINTARI dan Mitra Luncurkan Program Konservasi Laut Berbasis Pengelolaan Sampah Plastik di Maluku Tengah

BINTARI Foundation and Partners Launch Marine Conservation Program Based on Plastic Waste Management in Central Maluku

  Masohi, Central Maluku – 26 June 2025 – The Bina Karta Lestari Foundation (BINTARI), in collaboration with the Toma Majo Lease Foundation (TML), officially launched the program “Protecting Biodiversity in the Central Maluku Region through Plastic Waste Management (PLASMA-B)” today. The kick-off event was held at the Hall of the Central Maluku Regent’s Office in Masohi City, marking the start of a two-year collaborative effort to address plastic waste issues threatening marine ecosystems on Saparua and Banda Islands.