• BINTARI NEWS

From Mahu to the Lease Islands: A New Hope for Community-Based Waste Management

Rabu (16/4/2026) – Peluncuran layanan pengelolaan sampah di Negeri Administratif Mahu, Kecamatan Saparua Timur, Pulau Saparua, menjadi penanda penting bahwa perubahan sistem lingkungan tidak selalu harus dimulai dari atas. Di sebuah wilayah kepulauan yang jauh dari pusat layanan formal, sinergi masyarakat dengan pemerintah desa justru menunjukkan bahwa inisiatif kolektif dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri

When a Village Manages Its Own Waste: Launch of an Independent Waste Service in Tanah Rata, Banda Sub-district, Banda Islands

Di sebuah bangunan sederhana yang berdiri di tepi permukiman Negeri Administratif Tanah Rata, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, warga berkumpul pada Rabu, 11 Februari 2026. Mereka datang bukan sekadar menghadiri seremoni, melainkan menyaksikan peluncuran Layanan Pengelolaan Sampah Mandiri, sebuah langkah kecil yang bagi negeri kepulauan ini terasa seperti penanda babak baru. Di ruang itu, pengelolaan sampah menjadi urusan bersama yang

Strengthening Waste Management, UNNES Students Actively Involved in Developing a Waste Bank Profile Book with BINTARI Foundation

  Pengelolaan sampah berbasis komunitas merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih dan berkelanjutan. Bank Sampah berperan sebagai titik penggerak masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri di tingkat lingkungan (RT, RW, maupun kelurahan). Sebagai bentuk pendokumentasian atas kondisi, aktivitas, dan perkembangan Bank Sampah di Kota Semarang, maka disusunlah Buku Profil Bank Sampah ini. Dokumen ini menjadi

Reducing Single-Use Plastic Waste, the Plasma-B Program Conducts Education Activities and Distributes Reusable Tumblers, Water Dispensers, and Gallons at SDN 250 Central Maluku

  Maluku Tengah, 19 November 2025 – Program PLASMA-B (Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik) merupakan inisiatif Yayasan Bina Karta Lestari dengan menggaet organisasi lokal Toma Majo Lease, dengan bantuan pendanaan dari UK OCEAN. Program ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem darat dan laut di wilayah Maluku Tengah. Sampah plastik, terutama

The PLASMA-B Program Conducts Education on Waste Reduction, Sorting, and Hazards at SDN 211 Central Maluku

Maluku Tengah, 11 November 2025 – Program PLASMA-B (Program Melindungi Keanekaragaman Hayati Wilayah Maluku Tengah dengan Pengelolaan Sampah Plastik) merupakan inisiatif Yayasan Bina Karta Lestari dengan menggaet organisasi local Toma Majo Lease, dengan bantuan pendanaan dari UK OCEAN. Program ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem darat dan laut di wilayah Maluku Tengah. Sampah plastik, terutama yang

BINTARI, through the PLASMA-B Program, Establishes Waste Management Working Groups on Saparua Island, Banda Island, and Rhun Island, Central Maluku

Pulau-pulau kecil di Maluku memiliki wajah indah sekaligus tantangan yang kompleks. Pulau Saparua dan Pulau Banda, yang termasuk dalam Kabupaten Maluku Tengah, saat ini tidak memiliki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Kondisi geografis yang terpisah laut, akses transportasi yang mahal, serta infrastruktur terbatas membuat layanan pengumpulan sampah rumah tangga praktis tidak tersedia. Warga selama ini