{"id":5783,"date":"2024-05-07T20:33:14","date_gmt":"2024-05-07T13:33:14","guid":{"rendered":"https:\/\/bintari.or.id\/?p=5783"},"modified":"2024-05-12T20:47:34","modified_gmt":"2024-05-12T13:47:34","slug":"studi-tiru-lembaga-pengelola-sampah-tata-kelola-harus-menyesuaikan-kebutuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/studi-tiru-lembaga-pengelola-sampah-tata-kelola-harus-menyesuaikan-kebutuhan\/","title":{"rendered":"Studi Tiru Lembaga Pengelola Sampah: Tata Kelola Harus Menyesuaikan Kebutuhan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDalam merangkul warga (untuk mengikuti layanan persampahan), kuncinya adalah sabar\u201d, demikian tips yang diberikan oleh Ibu Rindu selaku Ketua Bank Sampah (BS) Mawar Asri saat mendapatkan Kunjungan Studi Tiru dari Pengurus Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Dusun Senden, Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada tanggal 7 Mei 2024 lalu. Yayasan BINTARI bekerja sama dengan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (Coca-Cola) memfasilitasi 7 orang Perwakilan Pengurus LPS Dusun Senden dalam Kegiatan Studi Tiru ke BS dan TPS 3R di sekitar Kabupaten Semarang, yang merupakan bagian dari Program Peningkatan Pengelolaan Sampah di Desa Jatijajar yang telah dimulai sejak Januari tahun ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5785\" aria-describedby=\"caption-attachment-5785\" style=\"width: 2560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5785 size-full\" src=\"https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-scaled.jpg 2560w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-300x200.jpg 300w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-768x512.jpg 768w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-18x12.jpg 18w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8828-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5785\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1. Pengurus Lembaga Pengelola Sampah Dusun Senden Melakukan Studi Tiru ke Bank Sampah Mawar Asri Ambarawa<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini Dusun Senden telah memiliki layanan pengelolaan sampah \u201cSampahisasi\u201d, berupa layanan pengangkutan sampah dari sumber sampah menuju ke Tempat Penampungan Sementara di Dusun Begajah. Baru-baru ini Dusun Senden juga sedang membentuk Lembaga \u201cBank Sampah Berseri\u201d sebagai hasil dari Program Desa Binaan Kabupaten Semarang. Tujuan peningkatan pengelolaan sampah tentu tidak langsung tercapai hanya dengan membentuk lembaga baru. BINTARI melalui Buku \u201cMenuju Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan dan Berkeadilan\u201d mempromosikan nilai integrasi kelembagaan pengelola sampah (LPS) yang akan meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan (Buku dapat diunduh di <a href=\"https:\/\/bintari.or.id\/en\/menuju-pengelolaan-sampah-yang-berkelanjutan-dan-berkeadilan\/\">https:\/\/bintari.or.id\/menuju-pengelolaan-sampah-yang-berkelanjutan-dan-berkeadilan\/<\/a>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Lembaga Berbasis Masyarakat memiliki Tata Kelola yang Unik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk koridor partisipasi masyarakat melalui BS atau TPS 3R masing-masing memiliki dasar hukum dan petunjuk teknis (juknis), tetapi tetap bersumber pada UU Pengelolaan Sampah. Juknis menyebutkan misalnya: Lembaga BS menjadi tempat masyarakat menyetorkan sampah; atau Kegiatan pengolahan sampah pada TPS 3R dilakukan dengan cara mengompos.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kegiatan studi tiru, peserta dapat mengamati tata kelola yang unik dari lembaga yang dikunjungi. BS Mawar Asri berada di rumah pribadi dan menyiasati kebutuhan gudang untuk penyimpanan sampah anorganiknya dengan cara bekerja sama dengan pengepul: Pengurus BS hanya melakukan kegiatan penimbangan\/pencatatan<em>, <\/em>kemudian selanjutnya sampah akan diambil oleh pengepul secara <em>door-to-door <\/em>pada hari yang sama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, BS Tinjomoyo Asri Banyumanik memiliki gudang fasilitas umum dan kendaraan roda tiga. BS melakukan jual beli sampah anorganik, tetapi juga menambah layanannya dengan layanan pengangkutan sampah harian. Layanan ini muncul karena kondisi ketiadaan kontainer sampah di lingkungannya. Sampah yang diangkut selanjutnya akan dipindahkan ke armada <em>dump truck<\/em> Dinas Lingkungan Hidup dengan sistem janjian\/ COD. Dengan sosialisasi terus-menerus, saat ini lebih dari 100 KK telah mengikuti layanan pengangkutan dan lingkungan tidak lagi kumuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">TPS 3R Pedalangan Bersinar memiliki set sarpras TPS 3R standar Kementerian PUPR, tetapi ternyata memaksimalkan pengolahan sampah organiknya dengan teknik budidaya maggot BSF. Pengurus TPS 3R menyebutkan saat ini sampah organik 150 kg\/ hari dapat dikelola dengan budidaya maggot. Maggot lebih disukai karena memiliki pasar yang lebih kontinyu dibandingkan Kompos.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5786\" aria-describedby=\"caption-attachment-5786\" style=\"width: 2560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-5786 size-full\" src=\"https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-scaled.jpg 2560w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-300x200.jpg 300w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-768x512.jpg 768w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-18x12.jpg 18w, https:\/\/bintari.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/DSCF8897-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5786\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2. Pemaparan Alur Pengelolaan Sampah di TPS 3R Pedalangan Bersinar Banyumanik<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para pakar dalam Webinar HPSN Februari lalu menyepakati bahwa \u201cTidak ada solusi tunggal untuk menyelesaikan permasalahan sampah\u201d. Kegiatan studi tiru ini membuktikan bahwa tata kelola LPS harus menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Fasilitasi studi tiru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengurus, sehingga Lembaga Sampahisasi ataupun BS Berseri ke depannya dapat bertransformasi menjadi satu lembaga \u201cLPS Dusun Senden\u201d yang dapat mengelola sampah warganya secara baik, berkelanjutan, dan berkeadilan: LPS yang \u2018tidak terikat dan dibatasi\u2019 oleh juknis pemerintah (KP).<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cDalam merangkul warga (untuk mengikuti layanan persampahan), kuncinya adalah sabar\u201d, demikian tips yang diberikan oleh Ibu Rindu selaku Ketua Bank Sampah (BS) Mawar Asri saat mendapatkan Kunjungan Studi Tiru dari Pengurus Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Dusun Senden, Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada tanggal 7 Mei 2024 lalu. Yayasan<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":5784,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-5783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bintari.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}